Mengenal Apa Itu Gap Year, Tahun Jeda Bebas Rutinitas yang Bermanfaat.

09 Jun 2023 Admin Blog 0 Digital Soft Skill

Source: Istock

Gap year adalah suatu fase di mana seseorang lebih memilih untuk berhenti sejenak dalam kurun waktu tertentu sebelum lanjut ke pendidikan ataupun karier saat gap year, terkadang kita bisa kehilangan arah untuk menentukan aktivitas apa yang ingin dilakukan jika tidak mempunyai rencana yang matang.

Nah, buat kamu yang sedang mengalami kejadian serupa, atau ingin mengantisipasi hal tersebut, artikel di bawah ini akan memberikan penjelasan tentang gap year, lengkap dengan manfaat, kegiatan yang dapat dilakukan, hingga hal penting yang perlu diingat saat gap year.

Yuk disimak sampai selesai!

Apa Itu Gap Year?

Pada dasarnya, gap year artinya seseorang yang memilih untuk beristirahat dalam kurun waktu tertentu sebelum melanjutkan pendidikan atau karier. Masa istirahat sementara ini umumnya diisi dengan melakukan berbagai kegiatan, contohnya adalah mengikuti pendidikan informal atau travelling. Bagi seseorang yang baru lulus SMA, gap year bisa menjadi salah satu hal yang perlu dimaksimalkan untuk belajar agar dapat masuk ke universitas impian dengan nilai yang tinggi. Bagi pekerja, gap year adalah jeda waktu yang terjadi saat proses mencari pekerjaan. Jeda waktu atau gap year ini wajib dimanfaatkan dengan baik, seperti mengisi waktu dengan mengikuti bootcamp ataupun menjalankan suatu proyek.

Sebab, jeda waktu kosong yang dialami para pekerja kerap menjadi pertanyaan bagi rekruter saat sesi interview kerja, mengingat rentang waktu yang kosong tersebut akan terlihat pada CV.

Baca juga : 9 Tips Interview Kerja Online untuk Dapat Kesan Baik ke Recruiter 

 

Penyebab Terjadinya Gap Year

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, gap year dapat terjadi karena beberapa penyebab. Berikut adalah berbagai penyebab yang bisa kamu pahami:

  1. Kondisi Finansial

Penyebab umum yang menjadi alasan seseorang mengalami gap year adalah dari aspek finansial yang kurang mendukung. Biaya kuliah yang tidak sedikit membuat banyak pelajar terpaksa mengambil gap year demi mengumpulkan uang untuk sanggup membayar biaya tersebut.

  1. Persiapan untuk Pendidikan Lanjutan

Hal selanjutnya yang kerap menjadi penyebab terjadinya gap year adalah butuhnya waktu untuk mempersiapkan berbagai hal jika ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri, khusus untuk kalangan pelajar.

Contoh persiapan yang dimaksud adalah pelatihan bahasa, wawancara, kondisi fisik, hingga berbagai prosedur lain. 

  1. Permasalahan Pribadi

Terjadinya kejadian tak terduga turut menjadi penyebab umum mengapa seseorang memutuskan untuk gap year, seperti masalah keluarga, atau kondisi kesehatan.

Hal tersebut tentu dapat dimaklumi rekruter karena memiliki pekerjaan bukan menjadi prioritas utama pada kala itu. 

Berbagai Pilihan Kegiatan saat Gap Year

Saat mengalami gap year, sebaiknya kamu mengisi waktu dengan sejumlah kegiatan yang dapat memaksimalkan potensi sehingga bermanfaat untuk diri sendiri. 

Berikut berbagai pilihan kegiatan yang dapat kamu coba:

  1. Volunteering

Rekomendasi kegiatan pertama dalam mengisi waktu gap year adalah menjadi relawan atau volunteer

Dengan menjadi relawan, kamu akan mempelajari banyak hal baru seperti cara berkomunikasi dan bekerja sama dalam tim dengan baik, yang dapat kamu jadikan bekal saat bekerja nanti. Di sisi lain, dengan menjadi volunteer, kamu juga turut memberikan kontribusi bagi sesama, lho!

  1. Travelling

Kegiatan bermanfaat lain yang bisa kamu lakukan saat gap year adalah dengan menjelajahi dunia, atau travelling

Dengan travelling, bukan saja kamu mendapatkan nuansa baru, tetapi kamu pun turut mendapatkan sudut pandang baru, yang akan menambah kaya pikiran serta pengalamanmu. Hal ini akan membantu kamu membentuk pribadi yang lebih menarik di mata rekruter nantinya.

  1. Belajar Bahasa

Pilihan kegiatan lain yang dapat dicoba saat mengisi gap year adalah dengan dengan mempelajari bahasa baru, seperti bahasa Inggris, atau bahasa dari negara tertentu yang sedang memiliki potensial bagus di negara kita seperti Korea.

Dengan menguasai bahasa tertentu, terlebih bahasa yang belum banyak orang memahami, akan membuat kamu berbeda dan menjadi daya tarik lebih saat interview kerja nanti, sehingga kesempatan untuk diterima bekerja akan lebih terbuka lebar.

  1. Internship atau Part Time

Apabila kamu belum mendapatkan panggilan kerja full-time, mencoba melamar pekerjaan part-time atau internship bisa menjadi pilihan sementara. Dengan bekerja sebagai karyawan paruh waktu atau part time dan internship, maka turut menambah pengalaman serta memperkaya CV kamu. 

  1. Mengikuti Kursus

Pilihan kegiatan selanjutnya yang dapat dicoba saat mengisi waktu gap year adalah dengan mengikuti kursus tertentu. Dengan mengikuti kursus, kemampuan kamu akan lebih terasah, sehingga kualitas diri akan lebih meningkat.

Ditambah, sekarang ini banyak kursus online yang tersedia, dengan waktu yang fleksibel.

Baca juga: 6 Pelatihan Copywriting Terbaik yang Bisa Kamu Ikuti

 

Source: freepik

Manfaat Memilih Gap Year

Walaupun gap year cenderung terkesan hal yang buruk, jika kamu dapat memanfaatkan momen dengan baik, alih alih negatif, gap year malah akan memberikan banyak manfaat positif.

Berikut beberapa manfaat bagi kamu yang memilih gap year:

  1. Menambah Pengalaman

Dengan melakukan berbagai kegiatan yang sudah disebutkan sebelumnya, gap year akan menjadi momen brilian kamu dalam mengumpulkan pengalaman sebanyak-banyaknya. Jika memiliki pengalaman yang variatif, selain dapat meningkatkan kualitas dan kepercayaan diri, kamu juga otomatis akan memiliki daya tarik lebih dimata rekruter, sehingga kesempatan diterima kerja menjadi lebih besar. 

  1. Meningkatkan Skill

Manfaat lain yang akan kamu peroleh jika berhasil memaksimalkan waktu gap year dengan baik adalah meningkatkan skill baru yang akan berguna saat bekerja nanti, khususnya soft skillSebab, dalam dunia kerja yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan akademis, soft skill memiliki peran yang tidak kalah penting, mengingat kamu akan berkomunikasi sambil bekerja dengan banyak orang nantinya. 

  1. Lebih Mengenali Diri Sendiri

Pada akhirnya, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah keinginan diri sendiri, dan hal ini dapat dilakukan jika kamu memanfaatkan waktu gap year. Setelah menjalani berbagai tahapan pendidikan selama bertahun-tahun, berhenti sejenak untuk mengenali diri sendiri bukanlah hal yang buruk. Di sisi lain, saat kamu sudah mengenali diri lebih baik, pikiranmu akan lebih jelas untuk membuat perencanaan karir kedepannya.

Hal yang Perlu Diingat Saat Gap Year

Agar kamu bisa memaksimalkan waktu gap year hingga memperoleh banyak manfaat seperti yang sudah disebutkan di atas, hal yang tidak boleh dilupakan adalah kamu butuh perencanaan yang matang tentang apa saja yang ingin dilakukan. 

Jangan sampai waktu gap year terbuang sia-sia begitu saja, buatlah to do list tentang apa yang akan dilakukan lengkap rencana cadangan jika beresiko gagal.

Itulah penjelasan mengenai gap year lengkap dengan saran kegiatan yang dapat kamu lakukan. 

Perlu diingat bahwa gap year bukanlah hal yang memalukan, justru sebaliknya, jika kamu memanfaat waktu dengan baik, gap year akan menjadi momen turning point untuk meraih karier yang lebih baik dari sebelumnya. 

Tetap semangat dan selamat mencoba!

 

 

BY: Admin Blog

Berita Terkait.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.